Rabu, 17 Juli 2019

Cara Mengatur Konsumsi Air Putih Bagi Penderita Ginjal Kronis


Mengonsumsi air putih itu sangatlah bagus untuk tubuh. Apalagi dalam kondisi hangat. Manfaat minum air hangat sendiri, yaitu mencegah penuaan dini, melancarkan pencernaan, hingga membantu meringankan gejala akalasia. Tetapi bukan berarti kamu bisa mengonsumsi air putih dalam jumlah banyak sekaligus. Karena akan menimbulkan beberapa efek negatif terutama pada ginjal. Untuk penderita ginjal kronis, menjaga asupan air dalam tubuh adalah hal penting. Terlalu banyak mengonsumsi air putih akan mengganggu sistem ginjal dalam bekerja.

Ginjal yang berfungsi sebagai penyaring cairan kotor dari dalam tubuh, yang mana nantinya akan keluar menjadi urin. Air yang terlalu banyak masuk dalam ginjal akan menambah beban ginjal yang harus disaring melalui glomerulus. Dilansir dari doktersehat.com, glomerulus ini bisa rusak bila terlalu banyak menyaring cairan yang masuk. Akan terjadi ketidak seimbangan bila cairan yang masuk dalam tubuh terlalu banyak sedangkan jumlah natriumnya sedikit.

Pasien yang mengidap penyakit ginjal kronis tidak akan bisa menerima banyak air masuk dalam ginjal. Karena bila dipaksakan terus-menerus bekerja, cairan kotor yang harusnya keluar menjadi urin itu lantas akan menumpuk didalam tubuh. Dilansir dari hellosehat.com, beberapa kasus seperti gagal ginjal, pasien akan mengalami komplikasi mulai dari diabetes, darah tinggi, ataupun penyumbatan urin. Hal tersebut dikarenakan adanya penumpukan air didalam ginjal yang mengakibatkan edema (pembengkakan). Maka dari itu dokter biasanya membatasi masuknya asupan air sesuai dengan kondisi tubuh pasien.
Baca Juga: Ingin Hidup Sehat? Coba Konsumsi Segelas Air Putih Hangat Tiap Pagi!
Pasien akan menjalani dialisis untuk mengukur kemampuan ginjal dalam menyaring air dan mengeluarkan urin. Tak hanya itu saja, dokter juga akan mengecek berat badan. Sebelum mengonsumsi air, pasien biasanya akan mendapat anjuran dari dokter sesuai dengan kondisi tubuh pasien tersebut. Takaran air yang harus dikonsumsi oleh penderita ginjal biasanya ditentukan berdasarkan tingkatan stadium penyakitnya. Menghitung kebutuhan air bisa dilakukan dengan memperkirakan stadium dan jumlah urin yang keluar serta ditambah 600 ml.

Jadi kamu harus menghitung seberapa banyak air yang bisa dikonsumsi dalam satu waktu minum. Selain asupan air, penderita ginjal kronis juga harus membatasi konsumsi garam. Karena garam yang dikonsumsi secara berlebih akan membuat kamu cepat merasa haus. Semakin banyak minum, kamu akan merasa kembung dan memperburuk sistem kerja ginjal.

Nah itu tadi cara mengonsumsi air putih yang baik untuk penderita ginjal kronis. Perlu diingat bahwa semakin banyak mengonsumsi air sekaligus maka akan semakin membebani sistem kerja ginjalmu. Jadi kamu tidak bisa mengonsumsi air putih layaknya orang normal ya. Ada batasan yang harus kamu ikuti. Jangan lupa pula untuk mengonsumsi sayur dan buah yang cocok untuk penderita ginjal kronis.

Kamu juga tidak bisa mengonsumsi beberapa makanan secara berlebihan, seperti daging ayam, kuning telur, keju, selai kacang, keripik asin, kentang, alpukat, dan kiwi. Jadi untuk memastikan apa saja makanan yang cocok bagi penderita ginjal kronis, kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter bahkan alih gizi. Karena ada banyak pantangan makanan yang harus kamu perhatikan sebelum mengonsumsinya.

Tapi untuk kamu yang tidak menderita ginjal kronis, kamu bisa mengonsumsi air putih apalagi dalam kondisi hangat dengan sewajarnya. Karena ada banyak manfaat yang akan kamu rasakan dari mengonsumsi air putih hangat. Untuk informasi lainnya mengenai apa saja manfaat dari air putih hangat bisa kamu cek di https://www.cekaja.com/info/rutin-minum-air-hangat-manjur-buat-diet-sampai-mengusir-stres/. Selalu terapkan hidup sehat setiap harinya agar tidak menyesal saat masa tua. Selamat mencoba!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar